Kota-Alokasi anggaran untuk belanja makanan dan minuman yang diproyeksikan dalam RAPBD 2010 sebesar Rp. 5, 7 milyar, tersebar di unit-unit kerja pemda Jepara. Dana itu dibagi dalam 3 kegiatan belanja, yaitu belanja makanan dan minuman harian pegawai, rapat dan kegiatan work shop.
Merupakan Jurnal Mingguan yang diterbitkan oleh Lakpesdam NU Jepara untuk mempublikasikan aktivitas yang dilakukan oleh Lakpesdam NU Jepara dan Seluruh Jaringannya
Tampilkan postingan dengan label Analisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Analisa. Tampilkan semua postingan
13 Des 2009
Potret Buram, Jepara Dibiayai Orang Sakit
Kota-Kurun waktu dasawarsa terakhir, sector kesehatan khususnya; penurunan angka kematian balita, peningkatan kesehatan ibu, pengurangan HIV/AIDS, Malaria dan penyakit menular mendapatkan perhatian serius dunia, perhatian itu di wujudkan dengan menjadikan kesehatan sebagai indicator keberhasilan pembangunan, dan menjadi target Millenium Development Goals (MDGs), namun disayangkan kebijakan itu tak terintegrasi dengan baik pada lavel Pemda, bahkan Pemda terkesan setengah hati.
12 Des 2009
Anggaran Kelautan Abaikan Kesejahteraan Nelayan
Kota- Kebijakan Anggaran sector kelautan dan perikanan yang disuratkan dalam dokumen APBD Jepara, berdasarkan analisa yang dilakukan Lakpesdam NU Jepara sampai saat ini belum mencerminkan keberpihakan pada masyarakat miskin (nelayan).
2 Des 2009
Alokasi Dikpora 30 Persen dari total APBD , Tak Selesaikan Persoalan
Kota-Persoalan klasik dunia pendidikan adalah mahalnya biaya pendidikan, guna menyikapi hal tersebut Undang-undang mengamanatkan alokasi pendidikan sebesar 20 persen dari APBD.
Hasil analisa Lakpesdam NU terhadap alokasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Jepara pada dokumen RAPBD 2010 sebesar Rp. 229 milyar atau 30 persen dari total APBD 2010 yang sebesar Rp. 775 milyar, artinya secara agregat persentase, angka ini sudah melampaui target yang diamanatkan Undang-Undang. Namun demikian, realisasi anggaran tersebut masih jauh dari harapan.
26 Nov 2009
Bias, Kebijakan Sektor Pertanian Tak Sejalan Prioritas 2010.
Kota - Rencana pemerintah pusat untuk mengurangi subsidi pupuk urea dari 56 persen menjadi 20 persen pada tahun ini, merupakan kebijakan yang kontradiktif, pasalnya saat ini masuk massa tanam (MT) 1, dimana petani sangat membutuhkan pupuk. Hal itu disampaikan oleh Deputy Director Pemberdayaan dan Advokasi Lakpesdam NU Jepara, Muid, Rabu (25/11)
25 Nov 2009
APBD 2010, Mengalami Pertumbuhan Minus 4 Persen
Kota, (23/11) Berdasarkan analisa Lakpesdam NU Jepara terhadap dokumen APBD Jepara sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2010. menemukan terjadinya penurunan angka prosentase.
Ternd APBD atau belanja pemerintah kabupaten Jepara selama kurun waktu 4 tahun terakhir, total APBD tahun 2007 sebesar 669 milyar, tahun 2008 sebesar 740 milyar, untuk tahun berjalan 2009 sebesar 806 milyar, sedang untuk rencana tahun 2010 sebesar 775 milyar.
Ternd APBD atau belanja pemerintah kabupaten Jepara selama kurun waktu 4 tahun terakhir, total APBD tahun 2007 sebesar 669 milyar, tahun 2008 sebesar 740 milyar, untuk tahun berjalan 2009 sebesar 806 milyar, sedang untuk rencana tahun 2010 sebesar 775 milyar.
28 Okt 2009
Inkonsistensi Pembangunan Kesehatan Masyarakat
27 Okt 2009
Anggaran Pertanian Belum Memihak Petani
Senthir-Kota (27/10) Rencana kebijakan pemerintah untuk menaikan Harga Eceren Tertinggi (HET) pupuk sebesar 100 persen menuai pro kontra, alasannya kebijakan ini harus segera direalisasikan agar ketersedian pupuk bersubsidi untuk petani miskin tidak mengalami kendala dan kemampuan anggaran Negara dalam tahun 2010 yang hanya 11 triliun.
8 Okt 2009
2008 INFLASI JEPARA MENCAPAI ANGKA DUA DIJIT.
Berdasarkan Analisa dan kajian pertumbuhan ekonomi Jepara yang dilakukan Lakpesdam NU mengisyaratkan adanya pertumbuhan yang menggembirakan, tercatat laju inflasi secara kumulatif mencapai angka dua digit sebesar 12,76% (2008), ini mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun 2007 sebesar 6,33%. Inflasi teringgi terjadi pada bulan Mei 2008 sebesar 3,27%, hal ini disebabkan tingginya pergerakan harga kelompok transport dan komunikasi akibat kebijakan pemerintah yang menyesuaikan harga BBM, yang selanjutnya diikuti dengan kenaikan tarif transportasi antar kota.
6 Okt 2009
APBD Jepara, Dominasi Industri Digeser Partanian
Senthir – Jepara, Pertumbuhan ekonomi Jepara pada tahun 2008 berdasarkan analisa dokumen yang dilakukan oleh Lakpesdam NU mengalami pertumbuhan sebesar 5,06%. Angka ini merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak 2004, angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,17% dari target pada tahun 2007 sebesar 4,89%. Sector penyumbang terbesar dari pertumbuhan ini adalah sector pertanian (27,67%), industry (22,79%) dan perdagangan (21,70%).
Langganan:
Postingan (Atom)