Senthir-Kota (20/10) Pertemuuan rutin Jaringan Petani Organik (JPO) di rumah ibu Mayadina RM, membicarakan persoalan-persoalan pertanian, dalam pertemuan tersebut juga dilaporkan aktivitas Kadang tani yang melakukan budidaya dan pengembangan sistem tanam terpadu (TP/SRI), pengembangan budidaya palawijo, sayur dll, semuanya menggonakan tekhnologi organik yang selama ini sudah dikembangkan oleh anggota JPO.
Selain laporan (progrest) pengembangan tekhnologi dan demplot organik, pada pertemuan tersebut juga dirembugkan usaha untuk mengembangkan perekonomian anggota JPO dan petani pada umumnya, harapanya koperasi JPO ini nanti bisa menjadi jembatan bagi anggota dalam memenuhi kebutuhan modal. ungkap Basuki, sekretaris JPO.
Adapun struktur pengurus Koperasi adalah :
Pengurus Harian :
1. Ketua : Sudirun
2. Sekretaris : M. Zainuddin
3. Bendahara : Muntaqo
Pengawas :
1. Sam'an
2. Ahmadun
3. Nur Kholiq
Agenda Kedepan
Sementara itu, pengurus koperasi terpilih Sudirun manyampaikan, koperasi yang saa tini dibentuk merupakan badan usaha JPO dalam memaksimalkan sumberdaya, kami selaku pengurus akan berusaha untuk mengelola koperasi ini secara baik, hal itu kami wujudkan dalam penyusunan perencanaan program kerja.
Lebih lanjut, Sudirun menyampaikn untuk waktu dekat ini, kami akan menata administrasi, aturan main pengelolaan, sistem pengajuan pinjaman,sistem angsuran, dan pembuatan kartu anggota. adapun kesepakatan yang sudah kita rembugkan, adalah : Pertama, Pembatasan pinjaman @ Rp. 2,000,000,- ini dikarenakan masih minimnya permodalan. kedua,Prasyarat pengajuan disertai dengan Fotocopi KTP. ketiga, Angsuran dilakukan setiap pasca panen (3 kali cicilan). dan kempat, Pencairan pinjaman dilakukan dalam pertemuan rutin JPO. (senthir/kangbadik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar